Aturan Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid - New Normal

CB Blogger | Friday, May 21, 2021

Tata Cara Gelar Resepsi Pernikahan dengan Protokol Kesehatan di Era New Normal. Aturan Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid - New Normal.

Aturan Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid - New Normal

PANDEMI Covid-19 mengubah banyak hal, termasuk resepsi pernikahan. Resepsi era new normal berbeda dengan era normal, mulai salaman hingga prasmanan (makan).

Pengantin, keluarga, panitia, hingga tamu undangan harus menerapkan protokol kesehatan, khususnya memakai masker, menjaga jarak, dan pengecekan suhu tubuh. Salaman atau menyampaikan selamat pun dilakukan tanpa bersalaman menyentuh tangah (jabat tangan), melainkan salam jarak jauh (tidak bersentuhan).

Keputusan Mendagri (Kepmendagri) Nomor 440-830 Tahun 2020 tentang pedoman tatanan normal baru, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk membubarkan acara resepsi pernikahan, apabila tidak menerapkan protokol kesehatan.

Aturan Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19

Berikut ini aturan resepsi pernikahan era new normal dengan protokol kesehatan pandemi Covid-19.

1. Batasi jumlah tamu

Untuk akad nikah dan pemberkatan diberi pembatasan hanya 20 persen hingga maksimal 30 persen dari kapasitas tempat. Jadi sebaiknya, untuk akad atau pemberkatan hanya diikuti oleh keluarga terdekat saja.

Sedangkan untuk resepsi pernikahan, sebaiknya hanya 50 persen dari kapasitas ruangan, sehingga memungkinkan bagi para tamu untuk menjaga jarak.

2. Wajib cek suhu

Sebelum masuk ke dalam ruangan resepsi, setiap orang wajib dicek suhunya. Tidak hanya untuk tamu, tapi juga untuk semua orang yang terlibat, mulai dari calon pengantin, keluarga, panitia, hingga kru dari masing-masing vendor.

3. Sediakan tempat mencuci tangan

Sebagai penyelenggara resepsi, kamu juga bisa meminta pihak gedung untuk menyediakan tempat mencuci tangan, selain yang ada di toilet. Hal ini supaya para tamu bisa mencuci tangan dengan lebih mudah.

4. Perias, penghulu, dan panitia (wedding organizer) wajib pakai masker, sarung tangan, serta face shield

Agar lebih aman, untuk perias, penghulu, dan panitia atau pihak wedding organizer harus menggunakan masker dan sarung tangan. Lebih aman lagi jika menggunakan face shield, sehingga saat berinteraksi tetap ada jarak.

5. Tidak ada salam-salaman

Acara salam-salaman di sebuah resepsi pernikahan merupakan acara yang dianggap penting. Biasanya para tamu akan mengantri untuk mendapat giliran bersalaman dengan pengantin serta orangtua pengantin.

Namun di saat pandemi seperti ini, sebaiknya acara salam-salaman tidak dilakukan. Apabila ingin mengucapkan selamat, maka tidak dilakukan dengan saling bersentuhan. Jika mengantri pun, harus ada jarak antara satu tamu dengan tamu lainnya.

6. Rapid Test

Jika memungkinkan, bisa juga menyediakan layanan rapid test sebelum acara dimulai. Tentu saja ini artinya kamu harus merogoh kocek cukup banyak, tapi hal ini juga sangat diperlukan untuk memastikan acara berlangsung dengan aman. Kamu dan pasangan tentu akan lebih tenang jadinya.

Itu dia  Aturan Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid - New Normal.

RINGKASAN

Tata Cara Gelar Resepsi Pernikahan dengan Protokol Kesehatan di Era New Normal

  1. Ruangan yang hanya diisi dengan 50 persen kapasitas.
  2. Penyiapan ruang tunggu untuk mengatur alur tamu di dalam ruang utama
  3. Panggung pelaminan berundak untuk prosesi salaman dan foto secara physical distancing.
  4. Ketika tamu datang ke venue pernikahan, harus melewati proses pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, dan memakai hand sanitizer. 
  5. Pengisian buku tamu dapat dilakukan dengan manual atau digital dan memakai hand sanitizer kembali usai mengisi yang manual.
  6. Di dekat area ini, juga disediakan ATM Masker tanpa sentuhan. 
  7. Tata cara pengambilan masker dimulai dengan membersihkan tangan memakai hand sanitizer tanpa sentuhan, tetapi mendekatkan tangan ke sensor sehingga hand sanitizer keluar dengan sendirinya, cara yang sama diterapkan untuk mengambil masker.
  8. Pemberian angpau pun dapat secara manual ataupun disediakan secara digital. 
  9. Flow kehadiran tamu dilanjutkan dengan tamu memasuki area acara lewat pintu masuk. Berada di jalur salaman dengan menjaga jarak antre dan menggunakan hand sanitizer sebelum naik pelaminan.
  10. Tak ada kontak fisik dengan mempelai dan orangtua, tetapi memberi salam hormat atau namaste. 
  11. Dari segi penyajian makanan, petugas katering harus menggunakan sarung tangan, masker, dan face shield. Pengambilan makanan dilayani dengan cara disajikan oleh petugas katering.
  12. Berlanjut dengan mengarahkan tamu untuk duduk di kursi atau bila berdiri tetap menjaga jarak. 
  13. Diharapkan untuk tidak menyumbang lagu, tidak menyentuh properti dekor, dan mengoptimalkan waktu berada di area ruangan resepsi.
  14. Tamu mengambil souvenir yang sudah disterilkan di area souvenir, menerima hampers (bila menggunakan sistem hampers). Terakhir, tamu menuju akses pintu keluar.

Sumber: Liputan6, Detik


Previous
« Prev Post

0 komentar on Aturan Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid - New Normal

Post a Comment

 
Copyright © 2020. New Johny Wuss - All Rights Reserved
Template by CB Blogger & Maskolis